Siapkan Calon Pemimpin, Disbudporapar Banjar Bekali Pemuda dengan Kemampuan Public Speaking

28 Juli 2026
👁 2 pembaca

MARTAPURA – Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Kabupaten Banjar melalui Bidang Kepemudaan menggelar pelatihan public speaking bagi para pemuda di Kabupaten Banjar, Selasa (28/7/2026) pagi.

Kegiatan yang berlangsung di Guest House Sultan Sulaiman Martapura tersebut dibuka oleh Kepala Disbudporapar Banjar H Irwan Jaya didampingi Kabid Kepemudaan Muhari dan Kasi Pemberdayaan dan Pengembangan Pemuda Supriyadi. Diikuti sebanyak 50 peserta dari berbagai organisasi kepemudaan dan komunitas dengan rentang usia 16-30 tahun.

Di hadapan peserta, Irwan Jaya mengatakan tujuan penyelenggaraan public speaking atau master of ceremony adalah untuk meningkatkan kepercayaan diri dan efektivitas komunikasi saat berbicara di depan umum serta menguasai teknik memandu acara dari awal hingga akhir dengan profesionalisme dan kharisma.


“Melalui pelatihan ini kami ingin meningkatkan kapasitas pemuda, khususnya dalam membangun kepercayaan diri, menyampaikan ide secara efektif serta menjadi komunikator yang baik di tengah masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan, pemerintah daerah terus berkomitmen menghadirkan berbagai program pembinaan kepemudaan yang berorientasi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia. Salah satunya melalui pelatihan public speaking yang diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang kreatif, percaya diri dan berdaya saing.

Menurutnya, pemuda memiliki peran strategis sebagai agen perubahan. Oleh karena itu, kemampuan menyampaikan gagasan, berdiskusi, maupun berbicara di forum publik perlu terus diasah agar mampu berkontribusi dalam pembangunan daerah.

“Melalui kegiatan ini, semoga pemuda Kabupaten Banjar dapat meningkatkan kemampuan berkomunikasi secara personal dan profesional sebagai calon pemimpin masa depan,” harapnya.

Selama pelatihan, peserta mendapatkan materi mengenai peran serta pemuda dalam program kepemudaan yang disampaikan Kepala Disbudporapar dan teknik serta praktik menjadi master of ceremony yang disampaikan oleh Widyaiswara Ahli Madya Normalina.

Salah satu peserta Siti Rahmah mengaku sebelum mengikuti pelatihan ini, tantangan terbesar saat berbicara di depan umum adalah rasa gugup dan kurang percaya diri. Saat berada di depan banyak orang, ia sering kehilangan fokus, suara menjadi kurang jelas, bahkan terkadang lupa dengan apa yang ingin disampaikan.

Melalui pelatihan ini, ia belajar bahwa rasa gugup adalah hal yang wajar. Cara mengatasinya adalah dengan mempersiapkan materi sebaik mungkin, berlatih secara rutin, mengatur pernapasan, serta membangun kepercayaan diri melalui pengalaman.

“Kami juga diajarkan teknik berbicara yang baik, cara menguasai audiens, dan bagaimana menjadi pembawa acara yang komunikatif,” imbuhnya.


Ia berharap ilmu yang diperoleh hari ini dapat terus diasah dan diterapkan, baik di lingkungan organisasi, pendidikan, maupun ketika terlibat dalam kegiatan kemasyarakatan.

Reporter : Rifky Zidane
Editor : Ronny Lattar
Uploader : Suhendra