Warga dan Relawan Bersinergi dalam Gladi Penanggulangan Bencana Karhutla di Martapura Barat

4 Juni 2026
👁 2 pembaca

Martapura Barat – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banjar menggelar kegiatan Gladi Penanggulangan Bencana Tahun 2026 dengan tema Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Desa Sungai Rangas Tengah, Kecamatan Martapura Barat. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan kesiapsiagaan, koordinasi, serta kemampuan seluruh unsur terkait dalam menghadapi potensi bencana kebakaran hutan dan lahan yang kerap terjadi saat musim kemarau.

Gladi penanggulangan bencana tersebut diikuti oleh unsur pemerintah kecamatan, perangkat desa, instansi terkait, relawan kebencanaan, serta berbagai pihak yang terlibat dalam penanggulangan bencana di Kabupaten Banjar. Melalui kegiatan ini, para peserta mendapatkan kesempatan untuk mempraktikkan prosedur penanganan darurat secara terpadu sesuai dengan tugas dan fungsi masing-masing.

Gladi merupakan salah satu langkah strategis untuk memperkuat kesiapan personel dan meningkatkan sinergi antarinstansi dalam menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan. Menurutnya, keberhasilan penanganan bencana tidak hanya bergantung pada kemampuan satu instansi, tetapi memerlukan kerja sama yang baik dari seluruh pemangku kepentingan. Melalui kegiatan ini diharapkan seluruh unsur yang terlibat dapat memahami mekanisme koordinasi, komunikasi, serta prosedur penanganan kebakaran hutan dan lahan secara cepat, tepat, dan efektif sehingga dampak yang ditimbulkan dapat diminimalkan.

Dalam pelaksanaan gladi, peserta melakukan simulasi penanganan kejadian kebakaran hutan dan lahan mulai dari penerimaan informasi, proses pelaporan, koordinasi lintas sektor, mobilisasi sumber daya, hingga upaya pemadaman dan penanganan dampak di lapangan. Simulasi tersebut dirancang menyerupai kondisi nyata sehingga dapat menjadi sarana evaluasi terhadap kesiapan personel maupun peralatan yang dimiliki.

Selain meningkatkan kapasitas aparatur dan relawan, kegiatan ini juga bertujuan untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pencegahan kebakaran hutan dan lahan. Partisipasi aktif masyarakat dinilai menjadi faktor penting dalam menekan risiko terjadinya karhutla, khususnya melalui upaya deteksi dini dan pelaporan cepat apabila ditemukan titik api.

BPBD Kabupaten Banjar berharap melalui Gladi Penanggulangan Bencana Tahun 2026 ini, koordinasi dan kolaborasi antarinstansi semakin kuat sehingga kesiapsiagaan daerah dalam menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan dapat terus ditingkatkan. Dengan kesiapan yang baik, diharapkan penanganan bencana dapat dilakukan secara lebih efektif guna melindungi keselamatan masyarakat serta menjaga kelestarian lingkungan di Kabupaten Banjar.