Sempat Mereda Diguyur Hujan, Karhutla Kembali Melanda Kabupaten Banjar

4 November 2026
👁 1 pembaca

MARTAPURA,- Setelah beberapa hari mereda akibat hujan yang mengguyur hampir merata, kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali terjadi di sejumlah wilayah Kabupaten Banjar, Selasa (3/11/2026). Berdasarkan laporan sementara petugas, kebakaran kembali terpantau sejak siang hingga malam hari.

 

Kebakaran terjadi di sejumlah kawasan dengan kondisi vegetasi kering, mulai dari semak belukar, lahan persawahan yang mengering, hingga jerami padi sisa panen.

 

Salah satu titik kebakaran terjadi di Desa Penggalaman, Kecamatan Martapura Barat, tepatnya di belakang Koperasi Desa Merah Putih. Api membakar vegetasi semak belukar kering dengan luas sekitar 0,5 hektare. Hingga proses pemadaman selesai, penyebab kebakaran belum diketahui.

 

Tim gabungan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banjar dari Posko Martapura Barat dikerahkan ke lokasi untuk melakukan pemadaman. Setelah hampir dua jam berjibaku, petugas akhirnya berhasil mengendalikan dan memadamkan api.

 

Dalam proses penanganan, petugas menghadapi sejumlah kendala, di antaranya akses menuju lokasi yang tidak dapat dilalui kendaraan roda empat serta tidak tersedianya sumber air di sekitar titik kebakaran.

“Akses tidak bisa dilalui roda empat dan sumber air yang nihil,” ujar Aminullah dalam laporannya.

 

Kebakaran lainnya terjadi di Desa Sungai Rangas Hambuku, Kecamatan Martapura Barat, pada sore hari. Di lokasi ini, api membakar lahan persawahan yang mengering dengan luas sekitar 0,7 hektare. Petugas dari Posko Lapangan Martapura Barat melakukan penanganan hingga api berhasil dipadamkan.

 

Selanjutnya, laporan kebakaran juga diterima dari kawasan Guntung Papuyu, Kecamatan Gambut. Api membakar vegetasi semak belukar di wilayah tersebut.

 

Sementara itu, kebakaran terjadi selepas waktu Magrib di Desa Sungkai, Kecamatan Simpang Empat. Laporan kejadian tersebut diterima petugas pada malam hari.

 

Kebakaran lainnya dilaporkan terjadi di Desa Pemangkih Baru, Kecamatan Tatah Makmur, tepatnya di sekitar Pondok Pesantren Islahul Aulad. Di lokasi ini, api membakar jerami padi sisa panen yang berada di area persawahan.

 

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Banjar, Wasis Nugraha, turut memantau perkembangan penanganan melalui grup WhatsApp relawan. Ia meminta laporan terkini kepada tim Posko Sambang Lihum Gambut untuk memastikan proses penanganan kebakaran di wilayah tersebut.

Tak berselang lama, tim melaporkan bahwa api telah berhasil dipadamkan. Proses penanganan juga mendapat bantuan dari sejumlah relawan pemadam kebakaran (Damkar).

 

Kembali terjadinya karhutla di sejumlah wilayah Kabupaten Banjar menjadi perhatian, terlebih setelah beberapa hari sebelumnya aktivitas kebakaran sempat mereda akibat hujan yang mengguyur hampir merata.

 

Masyarakat diimbau untuk tetap meningkatkan kewaspadaan dan tidak melakukan pembakaran lahan maupun membuang benda yang berpotensi memicu kebakaran. Terlebih, kawasan dengan vegetasi kering sangat rentan terbakar sehingga diperlukan kepedulian bersama untuk mencegah meluasnya karhutla.