10 FINALIS ADU GAGASAN DI FINAL LKTI KABUPATEN BANJAR 2026

MARTAPURA – Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Banjar resmi menggelar Final Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) Kabupaten Banjar Tahun 2026 di Aula Bauntung Bapperida Banjar, Kamis (21/5/2026). Kegiatan ini menjadi tahap penentu dalam memilih para juara terbaik dari 10 finalis yang berhasil lolos seleksi dan mempresentasikan karya ilmiahnya di hadapan dewan juri.

Suasana kompetisi berlangsung serius namun penuh antusias. Para finalis secara bergantian memaparkan isi karya tulis ilmiah yang mereka susun, mulai dari gagasan inovasi pembangunan hingga solusi terhadap berbagai persoalan daerah. Setelah pemaparan, peserta juga harus menjawab berbagai pertanyaan kritis dari dewan juri terkait manfaat, dampak, implementasi, hingga keberlanjutan inovasi yang ditawarkan.

Penjurian lomba melibatkan tiga juri yang kompeten di bidang riset dan statistik, yakni M Arief Anwar dari BRIDA Provinsi Kalimantan Selatan, Ahmad Murjani dari BPS Kalimantan Selatan, serta Nuri Ansyari Kepala Bidang Riset dan Inovasi Daerah (RIDA) Bapperida Kabupaten Banjar. Jalannya presentasi dipandu oleh moderator Fungsional Perencana Muda Noorsyahnita yang didampingi Fungsional Peneliti Pertama Juhairiyah.

Dalam kesempatan tersebut, masing-masing peserta diberikan waktu sesuai ketentuan untuk menyampaikan inti penelitian, metode, hingga hasil kajian yang telah dilakukan. Dewan juri kemudian menggali lebih dalam terkait relevansi karya terhadap kebutuhan daerah, potensi penerapan di lapangan, serta kontribusinya dalam mendukung pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Banjar.

Sebagian besar karya tulis yang dipresentasikan mengangkat tema inovasi dan pengembangan potensi daerah. Hal tersebut sejalan dengan tema besar lomba tahun ini, yakni “Inovasi untuk Pembangunan Daerah Berkelanjutan melalui Penguatan Ekonomi Sektor Unggulan dan Ketahanan Bencana.” Beragam gagasan lahir dari berbagai latar belakang peserta, mulai dari Aparatur Sipil Negara (ASN), akademisi, mahasiswa, masyarakat umum, hingga pegiat inovasi daerah.

Selain menjadi ajang kompetisi ilmiah, lomba ini juga menjadi wadah bagi masyarakat untuk menuangkan ide, penelitian, dan solusi nyata yang dapat mendukung kemajuan daerah. Melalui kegiatan ini, Bapperida Kabupaten Banjar berharap lahir inovasi-inovasi baru yang mampu menjawab tantangan pembangunan, memperkuat ekonomi daerah, serta meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi bencana.

Dari 10 finalis yang tampil, nantinya akan dipilih lima pemenang terbaik yang akan ditetapkan melalui Surat Keputusan Bupati Banjar. Para pemenang diharapkan tidak hanya menjadi juara di atas kertas, tetapi juga mampu mendorong implementasi gagasan inovatif yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan pembangunan Kabupaten Banjar ke depan.(Ione/Brigade Bapperida)

Source:: BAPPEDA

Comments
Loading...