MENUJU APE 2026, BAPPEDALITBANG KAWAL INTEGRASI GENDER DALAM PERENCANAAN
MARTAPURA – Pemerintah Kabupaten Banjar melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappedalitbang) menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung Pengarusutamaan Gender (PUG) dan persiapan Anugerah Parahita Ekapraya (APE) Tahun 2026. Komitmen tersebut diwujudkan melalui partisipasi aktif sebagai narasumber dalam rangkaian kegiatan evaluasi PUG/APE yang dilaksanakan Dinas Sosial P3AP2KB Kabupaten Banjar sebagai bagian dari persiapan penilaian nasional oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA).
Rangkaian kegiatan diawali dengan Rapat Koordinasi Evaluasi PUG/APE Tahun 2026 pada Senin, 9 Februari 2026, di Aula Dinas Sosial P3AP2KB Kabupaten Banjar. Rapat ini bertujuan menyamakan persepsi seluruh perangkat daerah terkait implementasi PUG sekaligus memastikan kesiapan dokumen dan data dukung yang akan menjadi komponen penting dalam penilaian APE tingkat nasional.
Dalam forum tersebut, Bappedalitbang hadir sebagai narasumber utama yang menekankan peran strategis perencanaan pembangunan dalam mendukung pelaksanaan PUG. Integrasi isu gender ke dalam dokumen perencanaan daerah, mulai dari RPJMD, Renstra Perangkat Daerah, RKPD, hingga penganggaran responsif gender, menjadi poin penting yang disampaikan. Perencanaan yang responsif gender dinilai sebagai fondasi utama dalam memastikan program pembangunan benar-benar inklusif dan berkeadilan.
Selain Bappedalitbang, kegiatan ini juga menghadirkan narasumber dari DP3AKB Provinsi Kalimantan Selatan yang memaparkan kebijakan PUG serta mekanisme penilaian APE oleh KemenPPPA. Indikator penilaian, strategi pemenuhan komponen APE, hingga praktik baik dari berbagai daerah menjadi materi yang memperkaya diskusi. Para peserta juga membahas tantangan yang dihadapi Kabupaten Banjar, khususnya terkait penyediaan data terpilah gender dan penguatan kelembagaan PUG di masing-masing perangkat daerah.

Sebagai tindak lanjut, Fasilitasi Pelaksanaan Evaluasi PUG/APE digelar pada Rabu, 11 Februari 2026, di lokasi yang sama. Kegiatan ini bersifat lebih teknis dan aplikatif, dengan fokus pada pendampingan penyusunan serta kelengkapan dokumen penilaian APE. Bappedalitbang kembali memberikan penguatan terkait kesesuaian program dan kegiatan perangkat daerah dengan prinsip PUG serta keterkaitannya dengan indikator penilaian.
Melalui rangkaian kegiatan pada 9 dan 11 Februari 2026 tersebut, Pemerintah Kabupaten Banjar mempertegas sinergi lintas sektor dalam mendukung keberhasilan evaluasi PUG dan peningkatan capaian APE. Kolaborasi antara pemerintah kabupaten dan provinsi menjadi kunci dalam memastikan integrasi gender tidak hanya tertuang dalam dokumen, tetapi juga terimplementasi dalam program dan penganggaran. Dengan komitmen yang solid, Kabupaten Banjar optimistis mampu meraih hasil optimal dalam penilaian APE Tahun 2026.(Ione/Brigade Bappedalitbang)
Source:: BAPPEDA
