BAPPEDALITBANG BUKA RUANG IDE LEWAT LKTI 2026
MARTAPURA – Upaya menumbuhkan budaya riset dan inovasi di daerah terus diperkuat oleh Bappedalitbang Kabupaten Banjar. Melalui kegiatan Bappedalitbang Sapa Inovator (BSI), Bidang Penelitian, Pengembangan dan Inovasi menggelar sosialisasi Petunjuk Teknis (Juknis) Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) Tahun 2026 secara hybrid pada Jumat (6/3/2026). Kegiatan ini bertujuan mendorong masyarakat, akademisi, pelajar hingga aparatur sipil negara untuk aktif berkontribusi melalui gagasan inovatif yang mendukung pembangunan daerah berbasis data dan riset.
Sosialisasi tersebut menghadirkan narasumber Juhairiyah, Peneliti Ahli Pertama, yang memaparkan berbagai ketentuan lomba sekaligus pentingnya peran riset dalam pembangunan daerah. Menurutnya, LKTI tidak sekadar menjadi ajang kompetisi, tetapi juga wadah partisipasi publik untuk menyampaikan ide, gagasan, serta solusi inovatif terhadap berbagai persoalan pembangunan di Kabupaten Banjar.
Dalam pemaparannya, Juhairiyah menjelaskan bahwa LKTI 2026 mengangkat tema “Inovasi untuk Pembangunan Daerah Berkelanjutan melalui Penguatan Ekonomi Sektor Unggulan dan Ketahanan Bencana.” Melalui tema tersebut, peserta diharapkan mampu menyusun karya ilmiah yang tidak hanya menganalisis masalah pembangunan, tetapi juga menghadirkan rekomendasi inovasi yang aplikatif serta berpotensi untuk diterapkan di Kabupaten Banjar.
Dikemas santai oleh host Aulia Ananda Putri, sosialisasi berlangsung interaktif dan komunikatif. Pada kesempatan itu Juhairiyah menjelaskan bahwa proses seleksi lomba akan dilakukan melalui tiga tahapan, yakni seleksi administrasi, seleksi substansi berdasarkan kriteria ASTRID (Aktual, Transformasi, Relevan, Inovatif, dan Dapat Dilaksanakan), serta tahap akhir berupa presentasi karya di hadapan dewan juri.
Ia juga menambahkan bahwa karya yang diajukan harus merupakan karya asli, belum pernah menjadi pemenang dalam perlombaan lain, serta tidak sedang diikutsertakan dalam kompetisi serupa. Para pemenang nantinya akan mendapatkan apresiasi berupa sertifikat, plakat, dan uang pembinaan. Sementara itu, pendaftaran lomba dibuka mulai 16 Maret hingga 25 April 2026.
Dalam sesi diskusi yang berlangsung secara hybrid dihadiri peserta dari SKPD ini, sosialisasi turut menyoroti berbagai hal teknis secara lebih rinci, mulai dari format penulisan karya hingga mekanisme penilaian.
Melalui kegiatan ini diharapkan semakin banyak gagasan inovatif yang lahir dari masyarakat, sehingga dapat menjadi kontribusi nyata dalam mendorong pembangunan Kabupaten Banjar yang lebih maju, adaptif, dan berkelanjutan.(Ione/Brigade Bappedalitbang)
Source:: BAPPEDA
