Musrenbang 2026 Kalsel, Fokus Sinkronisasi RKPD 2027 dan Pertumbuhan Ekonomi

BANJARBARU – Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tahun 2026 dalam rangka Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 Provinsi Kalimantan Selatan digelar di Gedung Auditorium KH Idham Chalid, Banjarbaru, Selasa (7/4/2026) pagi.

Kegiatan ini dibuka secara simbolis oleh Gubernur Kalimantan Selatan, H Muhidin, didampingi Ketua DPRD Kalsel, H Supian HK serta Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel, H Muhammad Syarifuddin.

Dalam sambutannya, Muhidin menegaskan bahwa Musrenbang menjadi forum strategis untuk merumuskan perencanaan pembangunan yang terarah dan tepat sasaran di Kalsel. Ia juga menyampaikan capaian kinerja tahun 2025 yang dinilai kuat dan melampaui target nasional, sehingga menjadi fondasi penting bagi keberlanjutan pembangunan daerah.

Selain itu, ia menekankan pentingnya sinkronisasi RKPD Tahun 2027 dengan agenda nasional agar kebijakan pembangunan lebih terintegrasi.

“Proyek-proyek strategis dihadirkan melalui motor penggerak investasi dan penguatan infrastruktur makro guna mendorong pertumbuhan ekonomi,” ujar Muhidin.

Muhidin memaparkan sejumlah indikator capaian tahun 2025, di antaranya Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kalimantan Selatan mencapai 76,10 persen, lebih tinggi dari rata-rata nasional 75,9 persen dan menempati peringkat 13 dari 38 provinsi.

Selain itu, laju pertumbuhan ekonomi Kalsel juga meningkat menjadi 5,22 persen, melampaui rata-rata nasional sebesar 5,04 persen. Ia menambahkan, sinkronisasi pembangunan pusat dan daerah telah diwujudkan, salah satunya melalui upaya pengembangan sistem pengendalian banjir di Kalsel.

Sementara itu, Wakil Menteri Dalam Negeri RI, Akhmad Wiyagus, yang hadir secara virtual, memberikan apresiasi kepada Pemprov Kalsel atas komitmen dalam menyelaraskan perencanaan pembangunan dengan kebijakan nasional.

“Sinergi antara pemerintah pusat dan daerah harus terus diperkuat, terutama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. Kalsel sudah menunjukkan progres yang baik, tinggal bagaimana konsistensi ini terus dijaga,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya peningkatan kualitas belanja daerah agar lebih produktif serta mampu mendorong sektor-sektor unggulan di masing-masing wilayah.


“Kami berharap pemerintah daerah dapat memaksimalkan potensi yang ada, baik dari sektor sumber daya alam maupun pengembangan sumber daya manusia, sehingga mampu meningkatkan daya saing daerah,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, turut dilakukan penandatanganan Berita Acara Musrenbang Tahun 2026 oleh Gubernur, Ketua DPRD, Sekdaprov, Wakil Rektor IV Universitas Lambung Mangkurat, Kepala BPS Provinsi Kalsel, Forum Anak Provinsi, serta Yayasan Tunanetra Nusantara.


Kegiatan ini juga dihadiri oleh unsur Forkopimda Kalsel, pemerintah kabupaten/kota se-Kalsel, termasuk Pemkab Banjar yang diwakili langsung oleh Bupati H Saidi Mansyur, pimpinan instansi vertikal, BUMD, BUMN, perguruan tinggi, serta kepala Bappeda provinsi dan kabupaten/kota.

Reporter: Faidillah Rajani
Editor: Ronny Lattar
Uploader: Suhendra

Source:: INFOPUBLIK

Comments
Loading...