DKUMPP Gelar Pelatihan Kewirausahaan Madya bagi Pengusaha Mikro
Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan (DKUMPP) Kabupaten Banjar menggelar Pelatihan Kewirausahaan Madya bagi pengusaha mikro di Wisma Sultan Sulaiman BKPSDM Kabupaten Banjar, Martapura, selama tiga hari, mulai 19 hingga 21 Mei 2026.
Kegiatan tersebut secara resmi dibuka Kepala DKUMPP Kabupaten Banjar, Akhmad Bayhaqie.
Pelatihan kewirausahaan madya ini merupakan salah satu upaya strategis pemerintah daerah dalam meningkatkan kapasitas dan daya saing pelaku usaha mikro agar mampu berkembang menjadi usaha yang lebih mandiri, inovatif, dan berkelanjutan.
Kegiatan tersebut diikuti sebanyak 30 peserta yang berasal dari peserta pelatihan kewirausahaan pemula tahun 2025 dan 2026. Peserta dipilih berdasarkan hasil nilai pre-test dan post-test. Adapun narasumber berasal dari Unit Layanan Pengadaan (ULP)/Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Kabupaten Banjar serta Balai Pelatihan Koperasi dan Usaha Kecil Provinsi Kalimantan Selatan.
Akhmad Bayhaqie mengatakan pelatihan tersebut dirancang untuk memberikan penguatan pengetahuan, keterampilan, serta pola pikir kewirausahaan kepada pelaku usaha yang ingin meningkatkan skala usahanya.
“Peserta diberikan berbagai materi yang relevan dengan kebutuhan dunia usaha saat ini, seperti pengelolaan keuangan usaha, strategi pemasaran digital, pengembangan produk, pelayanan konsumen, pengemasan produk, hingga pemanfaatan teknologi dalam mendukung kegiatan usaha,” ujarnya.
Menurutnya, pelatihan kewirausahaan madya ditujukan kepada pengusaha mikro yang telah memiliki usaha aktif dan sedang berkembang sehingga membutuhkan pengetahuan serta keterampilan lanjutan dalam mengelola usaha secara lebih profesional.
“Melalui pelatihan ini, peserta diharapkan tidak hanya mampu mempertahankan usahanya, tetapi juga mampu mengembangkan produk, memperluas pasar, serta meningkatkan kualitas manajemen usaha,” jelasnya.
Ia menambahkan, pelatihan tersebut merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Banjar dalam meningkatkan kapasitas dan daya saing usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) agar mampu berkembang secara berkelanjutan.
Kegiatan ini juga diharapkan mampu mendorong pelaku UMKM naik kelas melalui penguatan kemampuan manajerial, peningkatan kualitas produk, serta pemanfaatan teknologi dan pemasaran digital dalam pengembangan usaha.
Bayhaqie menegaskan DKUMPP Kabupaten Banjar akan terus mendampingi dan memfasilitasi kebutuhan pelaku usaha dalam menjalankan serta mengembangkan usahanya.
“Baik dari sisi permodalan, kemudahan perizinan seperti NIB, SP-PIRT, sertifikasi halal dan HKI merek, pemasaran dan promosi, hingga kemitraan dengan toko modern maupun minimarket,” katanya.
Pada pembukaan kegiatan, juga dilakukan pengalungan tanda peserta secara simbolis dan penyerahan alat tulis kantor (ATK) kepada perwakilan peserta oleh Kepala DKUMPP didampingi Kepala Bidang Usaha Mikro dan Kepala Seksi Pengembangan Kapasitas Usaha Mikro dan Kewirausahaan.
Sumber: Infopublikkabupatenbanjar
Source:: DISPERINDAG