OPTIMALKAN PELAPORAN, EKOSDA KAWAL INPUT DATA SIMONDALEV

MARTAPURA – “Kita melaksanakan kegiatan ini dalam rangka optimalisasi pelaporan dan peningkatan kualitas keterisian data pada Sistem Monitoring dan Evaluasi Pembangunan Daerah (SIMONDALEV) Kabupaten Banjar. Untuk hasil monitoring pada bulan Januari Tahun 2026, keterisian mencapai 37,82 persen.” Hal tersebut diungkapkan Dedi Nurmadi saat membuka kegiatan asistensi pengisian input data SIMONDALEV, Kamis (5/3/2026) pagi.

Kegiatan yang digelar di Klinik Perencanaan Bappedalitbang Kabupaten Banjar itu dipimpin langsung oleh Dedi Nurmadi selaku Kepala Bidang Ekonomi dan Sumber Daya Alam (Ekosda). Turut hadir pejabat struktural dan staf bidang Ekosda, serta Kepala Sub Bagian Perencanaan dan operator dari Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan. Suasana berlangsung interaktif dengan fokus pada peningkatan akurasi dan kelengkapan data.

Disampaikan Dedi, capaian 37,82 persen pada Januari menjadi evaluasi bersama agar perangkat daerah lebih responsif dalam memperbarui data. Ia menekankan bahwa SIMONDALEV bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan instrumen penting untuk memotret progres pembangunan secara riil. Dengan data yang lengkap dan tepat waktu, proses pengambilan kebijakan akan menjadi lebih terarah dan berbasis bukti.

Dalam asistensi tersebut, peserta didampingi langsung guna memastikan setiap indikator, realisasi fisik dan keuangan, serta keterangan pendukung terinput dengan benar sesuai pedoman. Pendampingan ini sekaligus menjadi ruang konsultasi bagi operator yang mengalami kendala teknis maupun kesulitan dalam memahami format pelaporan yang berlaku.

Rizki selaku Kepala Sub Bidang Ekonomi menuturkan bahwa konsistensi dan ketelitian menjadi kunci utama dalam menjaga kualitas data. Menurutnya, sinergi antara perencana dan operator sangat menentukan tingkat keterisian dan validitas informasi yang ditampilkan dalam sistem. “Kita ingin setiap data yang masuk benar-benar mencerminkan kondisi lapangan, sehingga monitoring tidak hanya formalitas, tetapi menjadi dasar evaluasi yang kuat,” pungkasnya.

Melalui asistensi ini, diharapkan keterisian SIMONDALEV pada bulan-bulan berikutnya dapat meningkat signifikan. Bappedalitbang berkomitmen terus mengawal proses monitoring dan evaluasi agar pembangunan di Kabupaten Banjar berjalan lebih terukur, transparan, dan akuntabel demi tercapainya target kinerja tahun 2026.(Ione/Brigade Bappedalitbang)

Source:: BAPPEDA

Comments
Loading...