PESAN BUPATI DI MARTAPURA BARAT, PEMBANGUNAN TAK BOLEH PARSIAL
MARTAPURA BARAT – Kepala Bappedalitbang Kabupaten Banjar, Nashrullah Shadiq, mewakili Bupati Banjar H. Saidi Mansyur, secara simbolis membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tingkat Kecamatan Martapura Barat. Kegiatan strategis ini berlangsung di aula Kecamatan Martapura Barat, Rabu (4/2) pagi, dengan agenda utama menyusun arah pembangunan daerah untuk tahun 2027.
Hadir dalam acara tersebut unsur SKPD serta tim Bappedalitbang yang didampingi Kabid Perencanaan Pengendalian dan Evaluasi (PPE) Mujahid, unsur Forkopimcam, anggota DPRD, para Kepala Desa dan perangkat desa se-Martapura Barat, serta TP PKK Kecamatan. Kehadiran ini sebagai wujud komitmen dan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat dalam mendukung agenda pembangunan daerah, menyatukan niat, serta menyelaraskan gagasan untuk membangun Banua tercinta.
Menyampaikan arahan Bupati, Nashrullah mengatakan bahwa RKPD Tahun 2027 memiliki makna yang sangat strategis karena merupakan tahun kedua pelaksanaan visi Pemerintah Kabupaten Banjar. Ia menekankan bahwa perencanaan harus disusun secara cermat, terintegrasi, dan berorientasi pada dampak nyata. Musrenbang ini menjadi instrumen vital untuk memastikan bahwa perencanaan pembangunan benar-benar berangkat dari kebutuhan riil masyarakat di tingkat desa.

“Tema pembangunan Kabupaten Banjar Tahun 2027 diarahkan pada Penguatan Sumber Daya Manusia dan Ekonomi Berbasis Resiliensi Bencana untuk Pembangunan Berkelanjutan. Hal ini dijabarkan ke dalam lima prioritas, termasuk penguatan infrastruktur pelayanan dasar pascabencana dan pelestarian lingkungan hidup,” ujar Nashrullah mengutip pidato Bupati.
Nashrullah juga mengingatkan agar peserta melakukan pemilahan kewenangan secara cermat antara kegiatan desa dan kabupaten. Ia menegaskan perlunya memahami bahwa tidak seluruh usulan dapat langsung diakomodasi mengingat keterbatasan fiskal daerah. Oleh karena itu, usulan yang disepakati harus benar-benar bersifat prioritas, menjawab permasalahan utama, dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat.

Camat Martapura Barat, Ahmad Rabani, dalam sambutannya menyampaikan terima kasih atas kehadiran seluruh peserta Musrenbang yang menyempatkan waktu untuk berhadir. Ia menegaskan bahwa partisipasi aktif tersebut merupakan bukti kepedulian bersama terhadap pembangunan di kecamatan yang dipimpinnya. Selain itu, ia juga memaparkan sejumlah usulan skala prioritas yang telah disepakati sebelumnya melalui Pra Musrenbang untuk diperjuangkan di tingkat kabupaten.

Dalam sesi diskusi yang dinamis, setiap SKPD yang hadir memberikan tanggapan terhadap usulan yang disampaikan, sekaligus menjelaskan program dan kegiatan yang berpotensi direalisasikan. Melalui Musrenbang ini, diharapkan terwujud wadah dialog yang produktif, terbuka, dan solutif dalam merumuskan program kegiatan, sehingga pembangunan ke depan tidak berjalan parsial melainkan hasil kolaborasi seluruh pemangku kepentingan. (Ione/Brigade Bappedalitbang)
Source:: BAPPEDA
