Dalam melaksanakan tugas dan memberikan pelayanan kepada masyarakat, Pemerintah Kabupaten Banjar berkomitmen untuk tidak menerima suap dan/atau gratifikasi dalam bentuk apa pun.

Sekda Banjar Buka Bimtek Pelayanan Prima, Perkuat Kompetensi Front Office MPP

22 September 2026
👁 15 pembaca

GAMBUT,- Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Banjar menggelar Bimbingan Teknis Implementasi Budaya Pelayanan Prima melalui Penguatan Kompetensi dan Perilaku Petugas Front Office Mall Pelayanan Publik (MPP) di Holiday In, Gambut, Selasa (22/9/2026).

 

Bimtek dibuka oleh Sekda Banjar H Yudi Andrea didampingi Plt Kepala DPMPTSP Banjar Santi Nurlaela dan Narasumber dari Komisi Informasi Provinsi Kalimantan Selatan Riduannor serta diikuti 145 peserta Front Office MPP.

Sekda Banjar Yudi menyampaikan kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus mendukung pelaksanaan Reformasi Birokrasi di Kabupaten Banjar.

“Kita patut bersyukur, berdasarkan PEKPPP Tahun 2025, Kabupaten Banjar memperoleh nilai 4,66 dengan kategori A atau PRIMA. Capaian ini tentu harus kita pertahankan dan terus tingkatkan. Untuk itu, kegiatan hari ini merupakan salah satu upaya kita untuk menjaga capaian tersebut, sekaligus memastikan kualitas pelayanan benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” ujarnya.

Yudi berharap melalui kegiatan ini, peserta dapat memperkuat pemahaman mengenai Service Excellence bagi petugas Front Office serta pengelolaan laporan pengaduan.

“Semoga materi yang disampaikan oleh narasumber dari Bank Syariah Indonesia dapat memberikan perspektif dan praktik yang dapat langsung diterapkan dalam pelayanan sehari-hari,” harapnya.

Sementara itu, Plt Kepala DPMPTSP Banjar Santi mengatakan Bimtek ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Banjar untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik, khususnya melalui penguatan kompetensi dan perilaku petugas yang berada di garis depan pelayanan atau Front Office.

“Kita menyadari bahwa masyarakat ketika datang mendapatkan pelayanan pemerintah mengharapkan hal-hal yang sederhana, yaitu informasi yang jelas, proses yang pasti, petugas yang ramah dan responsif, serta adanya kepastian ketika mereka menyampaikan pertanyaan maupun pengaduan,” terangnya.

 

Lebih lanjut menurut Santi, pelayanan prima tidak cukup hanya dengan SOP, sistem dan sarana prasarana. Kompetensi dan perilaku petugas juga sangat menentukan pengalaman masyarakat ketika berinteraksi dengan pemerintah. Front Office menjadi salah satu titik pertama masyarakat berhadapan dengan pemerintah, sehingga bagaimana petugas menyambut, berkomunikasi, memberikan informasi, membantu dan merespons masyarakat menjadi bagian penting dari kualitas pelayanan.

 

Melalui kegiatan ini, Santi ingin memastikan bahwa materi Service Excellence tidak berhenti sebagai pengetahuan di ruang pelatihan, tetapi benar-benar diterapkan di unit kerja masing-masing.

 

“Harapannya setelah mengikuti Bimtek ini terjadi perubahan yang nyata, seperti komunikasi yang lebih baik, informasi yang lebih mudah dipahami, respons yang lebih cepat, serta penanganan pengaduan yang lebih tertib dan solutif,” pungkasnya.

 

Reporter : Rifky Zidane

Editor : Ronny Lattar

Uploader : Suhendra