SINERGI SKPD DORONG PENINGKATAN KINERJA 2026–2027

MARTAPURA – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan (Bappedalitbang) Kabupaten Banjar menggelar Rapat Evaluasi Pembangunan Daerah Tahun Anggaran 2025 di Aula Barakat, Martapura, Kamis (19/2/2026) pagi.

Kegiatan tersebut dibuka oleh Bupati Banjar yang diwakili Sekretaris Daerah Yudi Andrea, didampingi Kepala Bappedalitbang Nashrullah Shadiq, serta dihadiri para kepala SKPD, camat, dan pejabat struktural di lingkungan Pemerintah Kabupaten Banjar.

Dalam sambutan tertulis Bupati yang dibacakan Sekda, disampaikan bahwa rapat evaluasi merupakan agenda rutin yang menjadi bagian penting dalam siklus perencanaan pembangunan daerah. Evaluasi dilakukan untuk menelaah capaian program sepanjang 2025 sekaligus mengukur kesesuaiannya dengan target RPJMD.

“Hasil evaluasi ini diharapkan menjadi bahan perbaikan kinerja tahun 2026 dan dasar penyusunan perencanaan tahun 2027 yang lebih tepat sasaran, disertai apresiasi atas dedikasi perangkat daerah dalam melaksanakan program pembangunan.” Ujar Yudi.

Sekda juga meminta pimpinan SKPD menelaah akar persoalan atas target yang belum tercapai serta merumuskan langkah perbaikan konkret. Ia mengapresiasi perangkat daerah yang mampu melampaui target Indikator Kinerja Utama (IKU), sembari mengingatkan pentingnya optimalisasi serapan anggaran dan respons cepat terhadap isu yang berkembang di masyarakat, termasuk di media sosial. Menurutnya, menjaga kepercayaan publik merupakan modal utama dalam menjalankan roda pemerintahan.

Dalam paparannya, Kepala Bappedalitbang Nashrullah Shadiq menjelaskan bahwa evaluasi kinerja pembangunan bertujuan mengukur capaian target keuangan, fisik, dan kinerja yang telah ditetapkan dalam dokumen perencanaan, sekaligus mengidentifikasi hambatan pelaksanaan program serta merumuskan solusi perbaikan ke depan. Evaluasi tersebut juga menjadi sumber informasi penting untuk memastikan perencanaan pembangunan selanjutnya lebih tepat sasaran.

Ia memaparkan perbandingan capaian realisasi keuangan dan fisik hingga Desember 2025, termasuk perangkat daerah yang memiliki capaian keuangan di bawah 80 persen meskipun capaian fisiknya tinggi. Selain itu, disampaikan pula analisis capaian indikator sasaran strategis dan rekomendasi perbaikan, seperti penyusunan rencana aksi yang selaras dengan indikator kinerja, penetapan target triwulanan, validasi data berjenjang, serta pemanfaatan sistem pemantauan kinerja untuk meningkatkan akurasi pelaporan.

Menutup paparannya, Nashrullah menekankan pentingnya dialog kinerja, pelaporan tepat waktu melalui sistem monitoring, serta pemanfaatan hasil evaluasi untuk penyusunan perjanjian kinerja 2026 dan penyesuaian target perencanaan 2027.

Ia berharap seluruh perangkat daerah menjadikan evaluasi ini sebagai momentum peningkatan kualitas kinerja, sehingga pembangunan daerah dapat berjalan lebih efektif, terukur, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat Kabupaten Banjar.(Ione/Brigade Bappedalitbang)

Source:: BAPPEDA

Comments
Loading...