“TERAS BAPPERIDA” WARNAI EVALUASI DATA TERPILAH GENDER DAN ANAK KABUPATEN BANJAR

MARTAPURA – Pemerintah Kabupaten Banjar terus memperkuat langkah menuju pembangunan yang inklusif dan berkeadilan melalui pelaksanaan Evaluasi Data Terpilah Gender dan Anak. Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam memastikan setiap kebijakan dan program pembangunan benar-benar mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara tepat sasaran, baik bagi perempuan, laki-laki, maupun anak-anak. Dengan dukungan data yang valid dan terukur, arah pembangunan daerah diharapkan semakin responsif terhadap berbagai persoalan sosial yang berkembang di masyarakat.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan Evaluasi Data Terpilah Gender dan Anak Kabupaten Banjar yang dilaksanakan Dinas Sosial P3AP2KB Kabupaten Banjar pada Senin (18/5/2026) pagi di aula rapat dinas setempat. Kegiatan menghadirkan narasumber Sihabuddin selaku Fungsional Perencana Muda Bapperida Banjar. Forum ini turut dihadiri seluruh SKPD, kecamatan, serta sejumlah mitra pembangunan seperti Badan Pusat Statistik, LP Perempuan, PD Aisyiyah, Badan Narkotika Nasional, dan berbagai unsur lainnya.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Sosial P3AP2KB Kabupaten Banjar yang diwakili Sekretaris Dinas, dr. Widya Wiri Utami. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa data terpilah gender dan anak bukan sekadar kebutuhan administratif, melainkan fondasi penting dalam penyusunan kebijakan pembangunan yang lebih adil dan berpihak pada kebutuhan masyarakat. Ia juga menekankan pentingnya sinergi lintas sektor agar penyediaan data dapat dilakukan secara berkelanjutan, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Suasana kegiatan berlangsung dinamis dan interaktif. Penyampaian materi oleh Sihabuddin dikemas komunikatif melalui pemaparan, kuis, hingga diskusi langsung bersama peserta. Berbagai contoh implementasi data terpilah gender dan anak disampaikan untuk memberikan gambaran nyata mengenai peran strategis data dalam mendukung proses perencanaan pembangunan daerah. Peserta pun tampak antusias mengikuti setiap sesi yang berlangsung.

Tidak hanya menyimak materi, peserta dari berbagai SKPD dan mitra pembangunan juga aktif berdiskusi mengenai tantangan yang dihadapi dalam proses pengumpulan dan pengelolaan data di instansi masing-masing. Sesi kuis yang berlangsung di tengah kegiatan turut mencairkan suasana sekaligus menambah semangat peserta untuk terlibat aktif. Diskusi yang terbangun menjadi ruang berbagi pengalaman dan solusi dalam memperkuat kualitas data pembangunan daerah.

Menariknya, pada sesi akhir kegiatan seluruh peserta diminta mengisi evaluasi penyampaian materi sebagai bentuk akuntabilitas pelaksanaan kegiatan. Evaluasi tersebut sekaligus menjadi bagian dari uji coba inovasi terbaru Bapperida Kabupaten Banjar tahun 2026, yakni “TERAS Bapperida” atau Tanggapan, Evaluasi dan Respon bagi Aparatur Sipil Bapperida.

Melalui inovasi ini, Bapperida berupaya menghadirkan sistem evaluasi kegiatan yang lebih cepat, transparan, dan terukur guna meningkatkan kualitas pelayanan serta efektivitas pelaksanaan program pembangunan di masa mendatang.(Ione/Brigade Bapperida)

Source:: BAPPEDA

Comments
Loading...