BAPPERIDA DAN ULM PERKUAT SINERGI EVALUASI INFRASTRUKTUR DAERAH
MARTAPURA – Pemerintah Kabupaten Banjar melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (BAPPERIDA) terus mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik, khususnya pada sektor infrastruktur. Upaya tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan Rapat Koordinasi Persiapan Penyusunan Kajian Indeks Kepuasan Layanan Infrastruktur Kabupaten Banjar Tahun 2026 yang berlangsung di Aula Rapat Lantai II Bapperida Banjar, Senin, 18 Mei 2026.
Kegiatan tersebut dipimpin Kepala Bidang Riset dan Inovasi Daerah (RIDA) Bapperida Kabupaten Banjar, Nuri Ansyari, mewakili Kepala Bapperida. Turut hadir Kepala Bidang Infrastruktur dan Kewilayahan, Kepala Bidang Ekonomi dan Sumber Daya Alam, Peneliti Ahli Pertama, Perencana Ahli Muda Bapperida, staf Bidang RIDA, serta tim akademisi Fakultas Teknik Universitas Lambung Mangkurat yang dipimpin Candra Yuliana bersama tim.
Dalam sambutannya, Nuri Ansyari menyampaikan bahwa penyusunan kajian indeks kepuasan layanan infrastruktur merupakan langkah strategis dalam mengukur sejauh mana kualitas pelayanan infrastruktur yang telah dirasakan masyarakat. Menurutnya, hasil kajian nantinya akan menjadi dasar penting dalam menentukan arah kebijakan pembangunan yang lebih responsif terhadap kebutuhan publik.
“Melalui kajian ini, pemerintah daerah ingin memperoleh data dan gambaran yang objektif terkait tingkat kepuasan masyarakat terhadap layanan infrastruktur di Kabupaten Banjar. Dengan hasil yang akurat, kami berharap rekomendasi yang dihasilkan dapat menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan infrastruktur secara berkelanjutan,” ujar Nuri.
Rapat koordinasi tersebut menjadi tahapan awal dalam mempersiapkan pelaksanaan kajian melalui pembahasan rencana metodologi, teknik pengumpulan data, hingga metode analisis yang akan digunakan oleh tim pelaksana. Selain itu, forum ini juga bertujuan menyamakan persepsi sekaligus memperkuat koordinasi antara pemerintah daerah bersama pihak akademisi agar seluruh proses penyusunan kajian berjalan efektif, terarah, dan sesuai target pelaksanaan.
Perwakilan akademisi Fakultas Teknik Universitas Lambung Mangkurat dalam kesempatan itu menekankan pentingnya penyusunan metode kajian yang tepat agar hasil survei dan analisis mampu menggambarkan kondisi riil di lapangan secara objektif dan akurat.
Hasil kajian tersebut nantinya diharapkan dapat menjadi rekomendasi strategis bagi Pemerintah Kabupaten Banjar dalam meningkatkan kualitas layanan infrastruktur yang lebih baik, merata, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.(Ione/Brigade Bapperida)
Source:: BAPPEDA
