BAPPERIDA DAMPINGI BRIN BAHAS INOVASI PERTANIAN KABUPATEN BANJAR

MARTAPURA – Pemerintah Kabupaten Banjar menerima kunjungan tim peneliti dari Badan Riset dan Inovasi Nasional dalam rangka menindaklanjuti rencana kerja sama riset dan inovasi antara Pemerintah Kabupaten Banjar dan BRIN. Kegiatan yang berlangsung pada 25–26 Mei 2026 tersebut menjadi bagian dari pembahasan Kerangka Acuan Kerja (KAK) program dan kegiatan kerja sama riset yang direncanakan berjalan pada periode 2026–2029.

Kunjungan ini merupakan implementasi dari Nota Kesepahaman Sinergi antara Pemerintah Kabupaten Banjar dan BRIN dalam bidang penelitian, pengembangan, pengkajian, penerapan, invensi, dan inovasi daerah. Dalam agenda tersebut, tim peneliti BRIN bersama perangkat daerah melakukan serangkaian diskusi terkait pengembangan program riset yang mendukung sektor pertanian dan pembangunan daerah berbasis inovasi.

Pada kegiatan hari kedua, tim BRIN melakukan kunjungan ke Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Banjar untuk membahas inovasi perbaikan teknologi budidaya pertanian serta pengelolaan sumber daya genetik tanaman lokal Kabupaten Banjar. Kegiatan tersebut turut didampingi Kepala Bidang Riset dan Inovasi Daerah Bapperida Kabupaten Banjar, Nuri Ansari, yang aktif mengikuti pembahasan bersama tim peneliti dan perangkat daerah terkait.

Dalam keterangannya, Nuri Ansari menyampaikan bahwa kerja sama dengan BRIN menjadi langkah strategis untuk memperkuat pembangunan daerah berbasis bukti ilmiah atau evidence based policy. Menurutnya, hasil riset dan inovasi nantinya diharapkan mampu menjadi dasar dalam penyusunan kebijakan pembangunan daerah yang lebih tepat sasaran dan berkelanjutan.

Ia menjelaskan, penguatan riset daerah sangat penting untuk mendukung pelaksanaan RPJMD Kabupaten Banjar Tahun 2025–2029 serta arah pembangunan jangka panjang daerah dalam RPJPD Tahun 2025–2045. Karena itu, kolaborasi dengan BRIN dinilai mampu membuka peluang pengembangan inovasi daerah yang lebih terukur, aplikatif, dan sesuai kebutuhan pembangunan Kabupaten Banjar.

Nuri juga menambahkan bahwa kerja sama tersebut menjadi solusi atas masih terbatasnya sumber daya manusia periset di daerah. Dengan dukungan tenaga peneliti dari BRIN, Pemerintah Kabupaten Banjar diharapkan dapat menghasilkan berbagai kajian dan inovasi yang dapat mendukung peningkatan kualitas pelayanan publik, pengembangan sektor pertanian, serta penguatan daya saing daerah.

Melalui sinergi tersebut, Pemerintah Kabupaten Banjar berharap kerja sama riset dan inovasi bersama BRIN dapat berjalan secara berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Kolaborasi antara pemerintah daerah dan lembaga riset nasional tersebut diharapkan tidak hanya memperkuat pembangunan berbasis ilmu pengetahuan, tetapi juga mampu melahirkan inovasi daerah yang adaptif terhadap tantangan pembangunan di masa mendatang.(Ione/Brigade Bapperida)

Source:: BAPPEDA

Comments
Loading...