DKUMPP Banjar Gelar Pelatihan Industri Kerajinan Produk Unggulan Batu Permata
Dalam upaya meningkatkan kapasitas sumber daya manusia serta mendorong pengembangan industri kerajinan daerah yang inovatif, berkualitas, dan berdaya saing, Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian, dan Perdagangan (DKUMPP) Kabupaten Banjar melalui Bidang Perindustrian menyelenggarakan Pelatihan Industri Kerajinan Produk Unggulan Batu Permata.
Kegiatan ini berlangsung selama lima hari, mulai 22 hingga 26 Juni 2026, bertempat di Gedung Dekranasda Kabupaten Banjar. Pelatihan diikuti oleh 20 peserta yang telah memiliki keterampilan dasar dalam pengolahan batu permata.
Melalui pelatihan ini, peserta diharapkan dapat meningkatkan kemampuan teknis, kreativitas, serta menghasilkan produk kerajinan batu permata yang memiliki kualitas dan nilai jual lebih tinggi.
Untuk mendukung peningkatan kompetensi peserta, DKUMPP menghadirkan narasumber dari Zamrud Jewellery yang berpengalaman di bidang batu permata. Materi yang diberikan meliputi teknik pengolahan batu permata, pemilihan bahan baku, peningkatan kualitas hasil produksi, hingga pengembangan desain produk yang sesuai dengan kebutuhan dan tren pasar.
Dalam pemaparannya, narasumber menyampaikan bahwa batu permata lokal memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi produk unggulan daerah apabila didukung dengan peningkatan keterampilan dan inovasi para perajin.
“Melalui pelatihan ini, para peserta tidak hanya belajar teknik pengolahan batu, tetapi juga bagaimana menciptakan produk yang memiliki kualitas, keunikan, dan nilai ekonomi. Perajin harus terus berinovasi agar produk batu permata daerah mampu bersaing di pasar yang lebih luas,” ujarnya.
Kepala DKUMPP Kabupaten Banjar menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan salah satu bentuk komitmen pemerintah daerah dalam mendukung pertumbuhan dan pengembangan industri kerajinan lokal.
“Industri kerajinan merupakan salah satu sektor yang memiliki potensi besar dalam menggerakkan perekonomian masyarakat. Melalui pelatihan ini, kami berharap para perajin semakin berkembang, mampu meningkatkan kualitas produknya, serta dapat menciptakan produk unggulan daerah yang memiliki daya saing,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Perindustrian menambahkan bahwa pengembangan industri batu permata tidak hanya berfokus pada peningkatan keterampilan produksi, tetapi juga pada kemampuan pelaku usaha dalam mengembangkan bisnis secara berkelanjutan.
“Kami berharap setelah mengikuti pelatihan ini para peserta dapat menerapkan ilmu yang diperoleh, meningkatkan kualitas hasil kerajinan, serta mampu membuka peluang usaha baru yang memberikan manfaat bagi peningkatan perekonomian masyarakat,” jelasnya.
Selama kegiatan berlangsung, para peserta tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian pelatihan, baik dalam sesi penyampaian materi maupun praktik langsung pengolahan batu permata. Antusiasme tersebut menunjukkan tingginya minat para perajin untuk terus meningkatkan kompetensi dan kualitas produknya.
Melalui pelatihan ini, Pemerintah Kabupaten Banjar terus berkomitmen memberikan pendampingan dan fasilitasi kepada para pelaku industri agar mampu menghasilkan produk kerajinan yang kreatif, inovatif, berkualitas, serta memiliki daya saing di pasar yang lebih luas. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam memperkuat industri kerajinan batu permata sebagai salah satu produk unggulan daerah yang mampu mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Sumber: Infopublikkabupatenbanjar
Source:: DISPERINDAG